Rabu, 19 Februari 2014

lingkungan hidup indah apabila kita merawatnya dengan baik

Hasil Pengamatan atau penelitian lingkungan hidup di beberapa tempat yang berada di ibu kota kabupaten Nabire.
Lingkungan hudup adalah tempat beradanya lingkungan abiotik, maupun linkungan biotic. Lingkungan Abiotik atau lingkungan fisik meliputi air, udara, sinar matahari, dan angin. Sedangkan lingkungan Biotic meliputi tumbu-tumbuhan ,binatang ,dan manusia.
Jika kita sebagai makluk hidup, atau sebagai orang yang memiliki pikiran yang Tuhan Yesus berikan untuk melindungi benda baik itu lingkungan Abiotik ataupun lingkungan Biotic yang ada ini, jika kita tidak menjaga dengan baik atau tidak merawatnya dengan baik maka akan hancur lingkungan hidup yang indah dan kaya ini, serta bisa menimbulkan bencana yang begitu besar.
Seperti yang kita sudah amati bersama secara penelitian di berbagai tempat misalnya: Jembatan Kodim,Jembatan sion ,Jembatan Pasar Karang maupun di pasar tempat jualan, Jembatan Jepara, dan Jembatan Auri. Di berbagai tempat ini terdapat banyak macam sampah yang di buang oleh warga sekitar dan warga yang melewati di tempat tersebut mereka membuang sampah pun di kali,dan di jalan atau tempat- tempat umum.
Walaupun mereka dengan tidak sadar maupun sadar mereka membuang sampah tetapi akibatnya akan terjadi pada mereka sendiri dan akan menyebabkan orang banyak misalnya: Banjir, kerusakan alam, pemanfaatan udara, dan lingkungan hidup menjadi kotor. Banjir bisa muncul Karena ulah dari mereka dan kami yang biasanya membuang sampah di sekitar lingkungan hidup sehingga lingkungan hidup ini akan hancur melalui banjir.
Kerusakan pemanfaatan udara pun bisa timbul karena kami sudah membuang sampah dan tidak membakarnya sampai berbulan- bulan sehingga akan menimbulkan bau yang tidak sedap, serta akan terdapat banyak bunglong seperti yang kami telah melihat sendiri di berbagai tempat.
Lingkungan udara bisa menjadi kotor Karena kita sebagai makluk social sudah membuang sampah di sekitar sehingga kita tidak membuangnya pada tempat yang di sediahkan oleh warga sekittar ataupun pemerintah kami hanya membuang di sembarang tempat sehingga akan menimbulkan lingkungan yang kotor .
Saya merasa sedih melihat hasil dari penelitian yang di lakukan pada hari sabtu tanggal 17-3-2013.Karena ada banyak masalah yang terjadi dari pengamatan saya seperti hal yang telah tercantum di beberapa parangraf diatas.


1. Bagaimana Sampah di Jembatan Kodim?
 
Menurut hasil pengamatan saya atau hasil penelitian saya yang dapat saya melihat bahwa, sampah yang terdapat di jembatan Kodim sangat banyak yang di buang oleh warga sekitar, maupun warga yang melewati di jembatan tersebut. Mereka membuang secara sengaja maupun dengan tidak sengaja. Pada saat mereka membuang mereka tidak sadar bahwa, ada dampak yang akan terjadi tetapi mereka membuang saja tanpa memikir hal yang positif. Kesalah pahaman seperti inilah yang akan menghancurkan lingkugan hidup yang indah ini, dan akan menimbulkan musibah yang bisa menghancurkan kekayan kita dan tempat tinggal kita ini karena ula atau perbuatan yang kita sendiri membuang sehingnga akan menghancurkan lingkungan hidup ini misalnya, musibah bancir yang biasanya timbul secara tiba-tiba tanpa kami persiapan apapun.
Sampah yang ada pemerintah harus menanggulanginya atau membuat sebuah tempat sampah di kompleks Jembatang Kodim, mungking karna tidak ada tempat untuk membuang sampah sehingga warga sekitar membuang sampah secara sembaranggan misalnya di pinggir jembatan Kodim , disitu memamang sudah ada larangan untuk tidak usa membuang sampah tetapi mereka masih saja membuangsampah secara sembarangan. Maka saya menghimbau kapada pemerintah ,atau warga yang berada di tempat sekitar agar membuat sebuah tempat sampah di Kompleks Jembatan Auri supaya warga di sekitar tidak membuang sampah secara liar.
2. Bagaimana Sampah di Jembatan Sion?
Sampah yang berada di Jembatan sion sangat banyak, dan kalinya pun ikut tersumbat dengan berbagai macam sampah, yang di buang oleh Warga sekitar. Jika suatu saat aka ada banjir yang besar maka tempat tersebut akan kena musibah yang besar, dan bisa menghancurkan lingkungan hidup yang berada di sekitar serta bisa menghancurkan rumah-rumah warga yang berada di sekitar. Pada saat saya meneliti disitu terdapat sampah baru yang ikut mengalir dengan kali .Tanpa disadari masyarakan akan tetap terulang dengan peristiwa yang sama seperti ini maka kita sebagai siswa yang pelajar kita harus ikut serta untuk memberikan atau memberi taukan kapada warga yang membuang sampah tanpa sadar maupun tidak sadar, bahwa betapa pentingnya kita merawat lingkungan hidup ini.
Bagaimana Sampah di Jembatan pasar karang, maupun di pasar atau tempat menjual?
3. Bagaimana sampah di jembatan pasar karang?
 
di jembatang pasar karang terdapat ular kaki empat karena disitu terdapat banyak sampah organic maupun anorganik yang busuk , sampahnya sudah berbulan-bulan tetapi mereka tidak membuannya atau tidak membakar sampah tersebut sehingga, bisa terdapat ular kaki empat yang berada . Inilah salah satu dampak yang dari pembuanngan secara liar yang sampahnya bertumpuk dan tidak di bakar pada hal pemerintah sudah menyadiakan tempat sampah , dan petugas untuk membuang sampah yang ada tetapi malah mereka membuang sampah di jalan raya atau tidak membakarnya serta petugasnya pun tidak membuang sampah yang ada .

4. Bagaimana Sampah di pasar atau tempat jualan?
 
Sampah di tempat jualan sangat banyak mereka membuang di sembarang tempat Mengapa orang banyak mereka membuang sampah di tempat jualan, padahal pemerintah telah menyiapkan tempat sampah di pasar tersebut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan sehingga masyarakat di sekitar bisa membuang sampah di sembaranggan tempat. Faktor yang pertama adalah dengan tidak sengajaan mereka membuang sampah sehingga akan menimbulkan sampah yang liar. Faktor yang kedua adalah faktor, kemalasan inilah yang akan menimbulkan pembuagan sampah secara liar. Mungkin tempat sampahnya jauh dengan tempat tinggal atau tempat jualan seseorang tersebut sehinga mereka membuang dilingkugan sekitar mereka.
Dari ketidak sadaran ini akan menghancurkan linkungan hidup yang ada ini, baik itu lingkungan hidup biotic, maupun lingkungan hidupn biotik. Serta sedihnya bencana yang akan timbul akan menghancurkan warga yang berada di sekitar, atau warga yang membuang sampah secara sembarngan. inilah salah satu sebab dan akibat dari pembuanngan sampah.
5. Bagaimana Sampah di jembatang Jepara?
Di jembatan Jepara hanya terdapat banyak rumput, maupun pohon yang tersumbat sehingga air yang berada di kali tersebut ikut tersumbat. Ini pun warga di sekitar maupun pemerintah tidak melihat atau tidak membersihkan . Jika kita membiarkan begitu saja maka suatu saat lingkungan hidup ini akan musna, atau di telang oleh bencana sehingga hal sepeleh seperti ini harus di perhatikan.
6. Bagaimana Sampah di Jembatang Auri?
 
Di Jembatang Auri terdapat banyak sampah yang berada serta airnya pun ikut tersumbat, dan terdapat bunglong atua ular yang lewat pada saat saya meneliti. Ini merupakan ulah atau tindakan dari kita manusia yang Tuhan memberikan pikiran supaya bisa mengatur lingkungan hidup ini dengan baik tetapi, kami tidak mengaturnya dengan baik sehingga lingkungan hidup yang awalnya bagus perlahan lahan mulai hancur atau musna, tanpa di sadari oleh kita yang membuang sampah secara liar atau sembarang ini.
Dari hasil penelitian saya, dapat saya simpulkan bahwa pembuangan sampah secara liar di: jembatan Kodim, Jembatan sion, Jembatan Pasar Karang dan tempat jualan di karang, Jembatang Jepara dan Jembatang Auri. Tempat-tempat umum seperti ini perlu di perhatikan kerena pada masa-masa sekarang ini terjadi banyak pembuanngan sampah secara liar. Maka dari itu kita sebagai manusia yang mangatur Linkungan Hidup ini. kita harus memperhatikan lingkungan yang sedang rusak ini jika kita tidak merawat atau melihat maka siapa lagi yang akan memperhatikan lingkungan hidup ini. Bukan lagi binatang yang akan mengatur lingkungan hidup ini, tetapi kita sebagai makluk social yang Tuhan sudah memberikan pikiran yang murni pada kita sebagai manusia maka kita harus merawat lingkungan ini baik lingkungan Biotik maupun lingkungan abiotik.
sumber:Oleh: Andreas M. Yeimo
 http://sinakkpapua.blogspot.com/2013/11/hasil-pengamatan-atau-penelitian.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar